Nasional

Doa Santri untuk Kiai Abdullah Syukri Zarkasyi Tepat di Hari Santri

Penanusa.com – Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, menyelenggarakan kegiatan doa bersama secara virtual sehubungan dengan wafatnya KH Abdullah Syukri Zarkasyi, salah satu Pimpinan PM Darussalam Gontor.

“Sehubungan dengan kepergian Guru Tercinta dan Mulia, KH Abdullah Syukri Zarkasyi, rahimahullah rahmatal abraar, kami mengajak para alumni Gontor khususnya dan kaum Muslimin umumnya untuk mengikuti Doa Bersama (Yasin-Tahlil) secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting,” demikian bunyi undangan yang dikirim secara viral melalui jejaring media sosial pada Kamis, 22 Oktober 2020.

Doa bersama itu digelar bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2020, pukul 19.00-20.30 WIB (malam Jumat). Meeting ID: 860 4848 2820 atau klik link: https://us02web.zoom.us/j/86048482820.

Kalimat Takziyah akan disampaikan oleh:

1. Ust Habib Chirzin (Alumni KMI 1968).
2. Ust Lukman Hakim Saifuddin (Alumni KMI 1983).
3. Keluarga Alm Kyai Syukri (Ust Riza Azhari – Putra Almarhum).

Doa dipimpin oleh KH Sofwan Nizami (Alumni KMI 1984).

Baca juga: Sehari Jelang Hari Santri 2020, Kabar Duka Datang dari Gontor

KH Abdullah Syukri Zarkasyi wafat pada Rabu, 21 Oktober 2020/4 Rabi’ul Awwal 1442 H, pukul 15.50 WIB di Rumah Gontor Ponorogo, Jawa Timur. Putra dari almarhum KH Imam Zarkasyi (1910-1985), salah satu dari tiga tokoh (trimurti) pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor ini berpulang sehari menjelang peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020.

KH Abdullah Syukri Zarkasyi lahir di Gontor pada 19 September 1942. Ia menamatkan Sekolah Dasar di desa Gontor pada 1954. Setelah menamatkan Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor pada 1960, ia melanjutkan pendidikan di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta hingga mencapai gelar Sarjana Muda tahun 1965.

Gelar Lc diraih KH Abdullah Syukri dari Al Azhar University Cairo, Mesir tahun 1976. Kemudian, Abdullah muda melanjutkan studi di lembaga yang sama hingga meraih gelar MA pada tahun 1978, dan gelar Doctor Honoris Causa pada 2005 dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pengalaman Organisasi antara lain: Pengurus HMI Cabang Ciputat – Jakarta (1964); Pengurus HPPI (Pelajar Islam) Cairo (1971); Pengurus PPI Den Hag – Belanda (1975); Pimpinan Pondok Modern Gontor, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Ponorogo; Ketua Badan Silaturrahmi Pondok Pesantren Jawa Timur; Ketua Forum Silaturrahmi Umat Islam Ponorogo; Ketua Majelis Pertimbangan Pendidikan dan Pengajaran Agama (MP3A) Kementerian Agama; dan Dewan Penasehat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Baca juga: Kemenag RI Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya KH Abdullah Syukri Zarkasyi

Pos Terkait

Back to top button