HeadlineNasional

Gandeng TNI-Polri, Menkes Siapkan 2 Strategi Hadapi “Perang Dunia III”

Penanusa.com – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengibaratkan perang melawan pandemi COVID-19 sebagai Perang Dunia III.

“Perang dunia I dan II telah membunuh jutaan manusia, saat ini bisa dikatakan Perang Dunia III dengan Sars-Cov-2, dan kita membutuhkan sistem persenjataan dan petahanan yang berbeda,” katanya.

Hal itu disampaikan Budi Gunadi saat memberikan sambutan pada pel Kesiapan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Sebagai Tracer dan Vaksinator COVID-19, bertempat di Lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021.

Baca juga: Menkes Angkat Bicara Soal Corona Varian Baru: Lebih Cepat Menular Tapi Tidak Parah

Apel yang dipimpin Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, itu turut dihadiri oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto; Kasum TNI, Letjen TNI Ganip Warsito; Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran; Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman; 200 personel Bhabinkamtibmas; 80 personel Nakes Polri; dan 30 personel Brimob.

Menurut Budi Gunadi, untuk menghadapi perang tersebut, diperlukan kombinasi yang baik antara Polri, TNI, dan Kemenkes RI. Sementara target operasi perang ini adalah mengurangi laju penularan virus.

Dengan menggandeng TNI-Polri, Kemenkes RI memiliki dua strategi menghadapi perang ini. Pertama adalah strategi survelience atau intelijen, melacak pergerakan musuh dengan menggunakan program testing dan tracing.

“Dibutuhkan 30 tracer per 100.000 penduduk dan semuanya harus tersebar di lokasi desa. Dibutuhkan 80.000 tracer di seluruh desa. Dimana yang memiliki personel sebanyak itu hanya TNI dan Polri,” jelasnya.

Strategi kedua adalah membunuh virus dengn vaksinasi yang harus diberikan kepada 181.000.000 rakyat Indonesia. Jika suntikan vaksinasi diberikan dua kali, maka dibutuhkan 362.000.000 suntikan. “Oleh karena itu Kemenkes RI bekerja sama dengan TNI-Polri untuk membantu program vaksinasi yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan TNI-Polri yang sudah memiliki edukasi menyuntik,” ungkap Budi Sadikin.

“Semoga kerja sama antara TNI-Polri dan Kemenkes RI bisa mengalahkan musuh dan memenangkan perang melawan Sars-Cov-2,” harapnya. (*)

Baja juga: Kapolri Pimpin Apel Kesiapan Bhabinkamtibmas dan Nakes Sebagai Tracer dan Vaksinator COVID-19

Pos Terkait

Back to top button