banner-side-160x600.jpg
banner-side-160x600.jpg
banner-970x250.jpg

Haris Azhar: Negara Panik Jadi Muncul Omnibus Law

Haris Azhar

Penanusa.com Malam ini kita melihat banyak komentar monohok kepada pemerintah di acara Mata Najwa  di Trans 7 yang berlangsung seru. Perdebatan terjadi dalam acara ini dengan tema Mereka-reka Cipta Kerja.

Hadir beberapa narasumber dalam acara tersebut. Di antaranya, Supratman Andi Atas Ketua Badan Legislasi DPR, Ledia Hanifa Amaliah, Anggota Baleg DPR Fraksi PKS; Haris Azhar, Direktur Eksekutif Lokatara; dan perwakilan dari pemerintah.

Baca Juga: Fadli Zon Berkomentar Bahwa UU Ciptaker Tak Tepat Waktu

Menurut Direktur Eksekutif Lokatara, Haris Azhar, prosedur penyusunan UU proses penting. Seharusnya, hal ini menjadi perhatian karena justru harus bisa memuaskan semua orang. Justru, karena pandemi Covid 19 jangan diam-diam malah mengesahkan.

“Ini kegagalan negara mengelola negaranya. Kepanikan negara, jadi muncul omnibuslaw ini,” ujar Haris dikutip Jurnalgaya saat menjadi narasumber di Mata Najwa, Rabu 7 Oktober 2020.

Haris pun menilai, UU Cipta Kerja ini politiknya tak berpihak ke buruh. Belum lagi petani, sebagai buruh juga tak diperhatikan.

Haris mengatakan, dengan banyaknya aksi protes ke jalan menunjukkan kesadaran publik makin luas untuk memprotes kebijakan yang tak pro rakyat.

“Kesadaran publik makin luas penyelenggara pemerintahan makin ugal-ugalan dan semena-mena. Sehingga hak masyarakat tak di denger dengan baik,” katanya.

Baca Juga: Politikus PDIP Komentari Relawan Jokowi Polisikan Najwa Shihab