Hukum

IPW: Polri Tidak Terlibat dalam Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Jakarta, Penanusa – Indonesia Police Watch (IPW) mengaku tidak melihat adanya keterlibatan anggota Polri dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

“Kita bergaul dengan Polisi sejak tahun [19]83, ini bukan karakter Polisi melakukan ini,” kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, dalam keterangan persnya di salah satu stasiun televisi swasta, Selasa (01-08-2017).

Memang, IPW juga mengakui, pernah ada perseteruan antara Novel Baswedan dan oknum Polisi.

“Memang antara Novel dan beberapa oknum selama ini berseteru. Kasus di Bengkulu, ya berseteru. Tapi apakah ini ada kaitannya? Dalam kasus ini, kita belum melihat ke sana. Makanya kita tunggu, kasih kesempatan kepada Polri, ini baru empat bulan,” ungkap Neta.

Neta sendiri yakin, Polri di bawah pimpinan Jenderal Pol Tito Karnavian akan segera mengungkap kasus ini. Apalagi, menurutnya, Polri telah menunjukkan pengembangan yang signifikan, salah satunya dengan dirilisnya sketsa wajah terduga pelaku, usai Kapolri dipanggil Presiden Joko Widodo, kemarin.

“Dengan adanya pemanggilan Presiden, kemudian adanya opini masyarakat yang begitu luas terhadap kasus ini, saya kira Polri dan Kapolri tidak akan berani main-main dalam kasus ini. Kalau mereka bermain-main, resikonya akan mereka hadapi sendiri, kecaman masyarakat, bukan mustahil Presiden akan menindak juga, karena sudah dipanggil ko’ masih tidak diselesaikan secara cepat,” terangnya.

Pos Terkait

Back to top button