Nasional

Kabaharkam Polri Harap Jajarannya Tak Menjadi Bagian Pembuat Masalah di Masyarakat

Baharkam Promoter! – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH, memberikan arahan kepada jajaran Baharkam kewilayahan di Polda Jawa Timur, bertempat di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa, 4 Februari 2020.

Dalam kesempatan ini, Kabaharkam Polri didampingi oleh Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Drs Lotharia Latif SH, M.Hum, dan Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Drs Herry Wibowo MH.

Kegiatan diawali dengan arahan yang disampaikan oleh Kakorpolairud Baharkam Polri. Dalam arahannya, Kakorpolairud menjabarkan, ada lima program kerja Polairud, yakni peningkatan dan pengembangan SDM Polairud; pengembangan dan peningkatan struktur organisasi Polairud; pengembangan alut dan almatsus yang modern, pengembangan sistem dan teknologi informatika dalam rangka pelayanan kepada masyarakat; dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, Kakorpolairud berpesan kepada jajarannya untuk meninggalkan budaya dan sikap yang tidak baik. Sebaliknya, ia berpesan agar jajarannya meningkatkan kinerja serta menumbuhkan jiwa korsa dan kebanggaan sebagai anggota Polairud.

“Tingkatkan sinergitas dengan TNI dan instansi terkait lainnya, karena kita tidak akan bisa bekerja sendiri,” imbuh Irjen Pol Lotharia Latif.

Sementara, Kakorbinmas mengingatkan, saat ini masyarakat menginginkan polisi masih harus meningkatkan kinerja dan profesionalisme serta kehadiran polisi harus respons cepat dan tepat bila dibutuhkan masyarakat.

“Secara filosofis, harapan masyarakat di seluruh dunia terhadap polisi sama, menginginkan polisi yang cepat dan tepat serta selalu benar, serta polisi tidak boleh salah dan tindakannya harus sesuai aturan hukum,” kata Irjen Pol Herry Wibowo.

Oleh karena itu, menurutnya, kinerja polisi saat ini harus transparan, karena diawasi dan dipantau langsung oleh masyarakat.

Saat memberikan arahan, Kabaharkam Polri menjelaskan, tugas Baharkam Polri adalah membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup pemeliharaan dan upaya peningkatan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri.

Berdasarkan hal itu, lanjut Kabaharkam Polri, tantangan yang di hadapi Baharkam Polri adalah menimbulkan rasa aman dan mengurangi angka kejahatan; mendukung program pembangunan dan agenda nasional; meningkatkan ekonomi masyarakat guna mencegah niat melakukan kejahatan; meningkatkan kehadiran polisi berseragam sebagai wujud kehadiran negara; dan mewujudkan jajaran Baharkam yang unggul, profesional, modern, dan terpercaya.

“Kamtibmas tidak hanya berbicara mencegah kejahatan, tetapi juga harus dapat menangani faktor yang menjadi penyebab timbulnya kejahatan,” kata Komjen Pol Agus Andrianto di hadapan 292 personel yang mengikuti kegiatan.

Selain itu, Kabaharkam Polri mengungkapkan, peluang Polri dalam memantapkan Harkamtibmas sangat besar sekali jika saja bisa merangkul seluruh potensi masyarakat dan instansi terkait untuk membangun ekonomi kerakyatan. “Bila rakyat sejahtera, maka kamtibmas akan tercipta dan terpelihara dengan sendirinya,” katanya.

Namun demikian, Kabaharkam Polri juga mengingatkan, semua upaya harkamtibmas tidak akan berjalan maksimal jika personel Polri tidak mampu melakukan kegiatan yang disukai oleh masyarakat. Dengan kata lain, jenderal bintang tiga ini meminta personel Polri meninggalkan budaya negatif yang tidak disukai masyarakat, seperti sikap arogan, mencari-cari kesalahan, dan lain-lain.

“Tanggung jawab memelihara kamtibmas adalah sebuah amanah luar biasa yang diberikan Allah SWT kepada seluruh personel Polri. Diharapkan seluruh personel jajaran Baharkam peduli terhadap masyarakat yang butuh pertolongan dan tidak mampu. Jadilah personel yang menjadi bagian dari penyelesai masalah dan bukan bagian yang membuat masalah di masyarakat,” pesan Komjen Pol Agus Andrianto.

Selain itu, Kabaharkam Polri juga menekankan kepada jajarannya di Polda Jatim untuk bersiap menghadapi agenda kamtibmas yang akan datang, yakni Pilkada Serentak 2020, PON XX 2020, bencana alam, kebakaran hutan dan lahan, serta titik rawan kamtibmas lainnya guna pemantapan Harkamtibmas.

[AKP Bambang AS]

Pos Terkait

Back to top button