Kapolri Minta Edukasi dan Gakkum pada Operasi Yustisi Diperkuat

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Kapolri Minta Edukasi dan Gakkum pada Operasi Yustisi Diperkuat
Kapolri Minta Edukasi dan Gakkum pada Operasi Yustisi Diperkuat

Penanusa.com – Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, meminta agar langkah-langkah edukasi dan penegakan hukum (Gakkum) pada Operasi Yustisi ditingkatkan.

Hal itu disampaikan Jenderal Pol Listyo Sigit saat memimpin rapat melalui video conference dengan para Kapolda dan Kapolres jajaran, Selasa, 2 Februari 2021, dari Ruang Pusdalsis Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta.

Permintaan itu disampaikan sebagai sikap atas hasil evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali tahap II yang dinilai belum maksimal dan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melihat upaya penanganan pandemi COVID-19 masih belum memuaskan mengingat angka yang masih tinggi terkait penyebaran dan kematian.

Baca juga: Polri Ambil Langkah Cepat Antisipasi Peningkatan Kasus COVID-19

“Pelanggaran penggunaan masker masih tinggi, diikuti penghentian sementara sanksi denda dan disiplin. Ini artinya ketaatan masyarakat semakin menurun. Oleh karena itu, kita harus selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Jenderal Pol Listyo Sigit.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengucapkan terima kasih kepada Polda yang rajin dalam upaya penanganan COVID-19. Sementara, bagi Polda yang kinerjanya rendah, Kapolri meminta agar langsung melapor jika memang ada masalah dan hambatan.

Saat memimpin rapat virtual itu, Kapolri didampingi oleh Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto, dan Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto (sekaligus sebagai Kaopspus Aman Nusa II Penanganan COVID-19).

Saat memberikan arahan, Komjen Pol Agung Budi menyampaikan terima kasih kepada para Kapolda yang telah menyertakan Irwasda untuk membantu menangani pandemi COVID-19. “Kami juga menyarankan kepada Irwasda jajaran untuk dapat mengawasi melalui aplikasi yang ada,” katanya.

Sementara itu, Komjen Pol Agus Andrianto menambahkan, bagi Polda yang wilayahnya memiliki angka penyebaran yang masih tinggi, agar menyiapkan dan memperkuat peran Kampung Tangguh Nusantara (KTN) di daerah masing-masing. “Termasuk penekanan-penekanan Bapak Kapolri pada rapat lalu,” imbuhnya. (*)

Baca juga: Polri Kembali Terbitkan Surat Telegram Sikapi PPKM Tahap II yang Belum Optimal

Topik Lainya:

Kabar Terkait:

Kabar Utama:

Kabar Terbaru:

logo 120x120
Rekam Jejak Indonesia

Portal berita online terkini hari ini dari media mainstream terbaik dan terpercaya

Ikuti Kami

©2021 penanusa.com. All rights reserved.

Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Privacy Policy | Hubungi Kami