Nasional

Kini Jadi Menteri, Sandiaga Uno Konsisten Ingin Ciptakan Banyak Lapangan kerja

Penanusa.com – Sandiaga Uno tetap konsisten ingin menciptakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Sesaat setelah dilantik menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mantan calon Wakil Presiden ini 2019-2024 lagi-lagi mendengungkan slogan terciptanya lapangan pekerjaan. Slogan ini juga pernah ia lontarkan saat debat kandidat Calon Presiden dan Wakil Presiden bersama Prabowo Subianto.

“Hari ini, baru saja saya menerima amanah, sebuah tanggung jawab besar dari Bapak Presiden Joko Widodo untuk meneruskan perjuangan sahabat baik saya Mas Wishnutama untuk memimpin Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreatif,” cuit Sandi di akun Twitternya, Rabu, 23 Desember 2020.

Baca juga: Presiden Resmi Lantik 6 Menteri Baru dan 5 Wamen

“Mohon doa, dukungan, dan juga kolaborasi dari seluruh masyarakat agar kami di Kementerian ini dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya dalam membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar peluang usaha dan lapangan kerja semakin banyak tercipta,” imbuhnya.

Sementara itu, setelah dilantik Presiden Jokowi di Istana, Sandiaga menegaskan akan menerapkan dua strategi untuk penguatan sektor pariwisata di Indonesia.

Strategi yang pertama yakni strategi inovasi dengan menggunakan pendekatan big data. Ia mengungkapkan bahwa butuh pendekatan kekinian untuk memetakan potensi dan penguatan serta memastikan para pelaku sektor pariwisata.

“Strategi inovasi dengan menggunakan teknologi menggunakan pendekatan pendekatan big data, pendekatan kekinian untuk memetakan baik dari segi potensi maupun penguatan dan memastikan para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bertahan, tapi bukan hanya survive but also thrive, bertahan dan menangkap peluang menjadi pemenang strategi inovasi,” terang Sandi.

Baca juga: Penyelesaian Covid-19 Jadi PR Besar Menkes Baru Budi Sadikin

Kemudian strategi kedua yang bisa diterapkan yakni strategi adaptasi. Strategi tersebut kata Sandiaga dilakukan, karena sekarang ini menghadapi pandemi.

Sehingga harus mendahulukan kesehatan dan keselamatan di setiap destinasi pariwisata dan di setiap lini ekonomi kreatif. Salah satunya yakni dengan menerapkan CHSE (Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) dan kolaborasi.

“Kita akan berkolaborasi tentunya dengan semua pihak, seperti kementerian, lembaga, pemerintah pusat, pemerintah daerah dari pemerintah kabupaten, pemerintah kota hingga pemerintah provinsi, akademisi, universitas, maupun masyarakat dan dunia usaha, Kadin, HIPMI PHRI dan seluruh asosiasi yang tergabung dalam sektor yang teramat penting ini,” imbuhnya.(*)

Pos Terkait

Back to top button