Polmas

Menko Marvest: Peran Polri Sangat Penting dalam Penegakan Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional

Penanusa.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest), Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), menyebut peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sangat penting dalam penegakan strategi pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan LBP saat memberikan pembekalan pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Tahun 2021, di Aula Gedung Awaloedin Djamin Lt. 9 Bareskrim Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 6 April 2021, yang mengangkat tema “Transformasi Penegakan Hukum Polri yang Presisi Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional”.

“Saya akan membawakan materi kaitannya dengan strategi pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19. Ini saya kira penting supaya kita semua sama, satu pemahaman, karena peran Polri sangat penting dalam penegakan strategi pemulihan ekonomi nasional,” kata LBP mengawali pembekalannya.

Baca juga: Kapolri Bicara Banyak Hal di Rakernis Bareskrim Polri 2021

Menurut LBP, saat ini tren perbaikan ekonomi Indonesia terus berlanjut. Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami pemulihan di Quartal IV tahun 2020. Di tahun 2021 ini, pada Quartal I, PDB Indonesia tumbuh 7 persen setelah mengalami penurunan tajam pada awal pandemi. “Diharapkan untuk tahun ini tumbuh 5 persen secara keseluruhan,” katanya.

Pandemi COVID-19 membuat pemerintah melakukan reformasi dalam banyak bidang sehingga membuat Indonesia menjadi lebih kompetitif ke depan. Sebagai contoh, LBP mengungkap ternyata petrochemical di Cilacap, Jawa Tengah, mampu memproduksi sendiri paracetamol sebagai basis obat, yang sebelumnya diimpor dari India. Beberapa waktu lalu, akibat lockdown di India, Indonesia kesulitan mengimpor paracetamol. Ini yang mendorong produksi paracetamol di dalam negeri.

Pemerintah juga telah mengucurkan dana yang tidak sedikit untuk penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Alokasi PEN tahun 2021 juga meningkat dari tahun 2020. LBP berharap dana PEN yang telah dikucurkan tidak mengalami kebocoran dan dilakukan dengan efisien.

“Ini yang nanti selalu saya ajak Bareskrim untuk mengatasi berbagai masalah ini. Saya meminta supaya Bareskrim memainkan perannya dengan baik dan tidak perlu ragu untuk menindak hal-hal yang tidak benar,” tegasnya.

Polri juga memiliki peran besar dalam mengawal investasi. Dalam hal ini, Polri berperan untuk mengawasi proses perizinan yang berpotensi menimbulkan pungutan liar.

“Sebagai penutup, saya sebagai yang lebih tua dari Anda titip, kalian bekerjalah dengan hati yang bagus kepada sesama teman, pada atasan, bawahan, dengan tidak mengurangi aturan main. Kedua, bekerjalah dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan hati, bantu orang yang bisa kau bantu, jangan mempersulit orang dan kau akan terima buahnya. Semoga apa yang saya berikan ini bisa bermanfaat,” pesan LBP. (*)

Baca juga: Rakernis Bareskrim Polri 2021 Dimulai Hari Ini

Pos Terkait

Back to top button