Hukum

Pelaku Begal yang Ditembak Tim Anti Bandit Polres Gowa Ternyata Terlibat Pembakaran Kantor DPRD

Penanusa.com – Seorang tersangka pelaku begal dan jambret, yang telah beraksi di puluhan tempat kejadian perkara (TKP) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berhasil dilumpuhkan Tim Anti Bandit Polres Gowa.

Tersangka MA alias Aan, 19 tahun, warga Sombaopu Gowa, pengangguran, terpaksa ditembak di bagian kaki saat akan ditangkap.

Bersama tersangka, Polisi ikut mengamankan barang bukti berupa 1 set komponen kemudi sepeda motor (R2) Kawasaki Ninja hasil curian, 1 lembar BPKB R2 Honda Beat, dan 1 lembar STNK R2 Honda Beat.

Adapun modus yang digunakan tersangka, pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dilakukan dengan merusak rumah kunci menggunakan kunci T, dan pencurian dengan kekerasan (Curas) dilakukan dengan merampas atau menjambret barang berharga di jalan raya.

Sementara itu, empat tersangka lainnya masih dalam perburuan Polisi dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Keempatnya adalah MKM alias Maulana, 21, warga Sombaopu Gowa, pengangguran; NSR alias Nasrun, 18, warga Sombaopu Gowa, pengangguran; FHM alias Fahmi, 16, warga Pallangga Gowa, pengangguran; dan AKL alias Akil, 18, warga Sombaopu Gowa, pengangguran.

Menurut Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga dalam keterangan persnya pada Kamis (18/1/2018), tersangka MA alias Aan diduga juga telah melakukan kejahatan lainnya, tidak hanya di Gowa namun juga di Makassar, yaitu membuat dan membawa bom molotov.

Dari pemeriksaan sementara, tersangka Aan mengaku terlibat dalam kasus pembakaran Kantor DPRD Gowa beberapa waktu lalu, sehingga akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP.

AKBP Shinto Silitonga mengimbau kepada para korban jambret, yang kecenderungannya enggan untuk membuat laporan polisi, agar segera melapor guna memberi efek jera bagi pelaku.

Atas perbuatannya, tersangka terancam melanggar Pasal 365 KUHP tentang Curas dengan ancaman pidana minimal 12 tahun penjara serta Pasal 363 KUHP tentang Curat dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara.

Riwayat Kejahatan:

1. 26 Juli 2017, sekitar pukul 03.00 WITA, TKP jalan alternatif (lorong) di pinggiran Sungai Jeneberang Sombaopu, curi R2 dan Yamaha Mio M3-125, warna biru DD-6875-NN.

2. 9 Januari 2018, sekitar pukul 02.00 WITA, mencuri R2 Honda Beat warna putih hitam.

3. Sekitar April 2017, TKP depan Citraland Jalan Tun Abd Razak, jambret tas isi HP Xiaomi dan uang Rp300 ribu.

4. Sekitar Oktober 2017, TKP depan SMPN 2 Jalan Sultan Hasanuddin, jambret HP Samsung.

5. Pada 2017, TKP Pandang-Pandang, jambret HP Oppo.

6. 27 Desember 2017, TKP depan Masjid Tua Katangka, jambret HP Huawei.

7. Pada April 2017, TKP depan Patung Massa, jambret HP Samsung.

8. Pada 2017, TKP depan Polsek Sombaopu Jalan Malino, jambret tas isi HP Samsung J5.

9. Juni 2017, TKP Jalan Andi Tonro (depan bengkel), jambret tas isi HP Oppo.

10. TKP Jalan Aroepala Makassar depan Alfamart, jambret HP Xiaomi.

11. Juli 2017, TKP Jalan M Yasin Limpo, depan kampus UIN Samata, jambret tas isi uang Rp110 ribu dan HP Oppo.

12. Maret 2017, TKP Jalan Abd Muthalib Daeng Narang, jambret tas isi HP Samsung J2.

13. Pada 2016, TKP Jalan Sultan Hasanuddin Mangasa depan Kios Aroma, jambret dompet isi uang Rp500 ribu dan HP Samsung J1.

14. Mei 2016, TKP Jalan Masjid Raya depan Lapangan Syekh Yusuf, jambret HP Xiaomi.

15. Juni 2017, TKP BTN Minasa Upa, curi HP Samsung J2.

16. April 2017, TKP Jalan Malengkeri, jambret tas isi HP Samsung J2.

17. Juni 2017, TKP Jembatan Kembar Sungguminasa, jambret tas dompet isi uang Rp300 ribu dan HP Nokia.

18. Agustus 2017, TKP Jalan Kenanga Sombaopu Gowa, jambret HP Samsung.

19. Agustus 2017, TKP Jalan Kenanga Sombaopu Gowa, jambret HP Samsung J5.

20. Juni 2017, TKP Jalan Syekh Yusuf Sombaopu Gowa, jambret HP Xiaomi.

21. April 2017, TKP Jalan Tun Abd Razak, jambret tas isi uang Rp880 ribu dan HP Nokia.

22. Februari 2017, TKP Jalan Alauddin Makassar, jambret 4 unit HP (3 Samsung dan 1 Sony), tas isi ATM, dan uang Rp80 ribu.

23. Juli 2017, TKP Sappa Bulo Benteng Sombaopu, jambret tas isi uang Rp300 ribu dan HP Samsung.

24. Desember 2017, TKP Jalan Tumanurung (samping Kantor Golkar), jambret HP Samsung.

25. Pada 12 Jan 2018, TKP Jalan Syech Yusuf, jambret HP Huawei. []

Pos Terkait

Back to top button