Internasional

Pengungsi Sampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah Indonesia

Penanusa.com – Konflik berkepanjangan di beberapa negara menyebabkan semakin bertambahnya jumlah pengungsi ke sejumlah negara yang lebih aman.

Indonesia adalah salah satu negara tujuan bagi para pencari suaka itu. Nasib mereka kini tergantung kondisi keamanan yang ada di Indonesia.

Oleh karena itu, jelang Pemilu 17 April 2019, Aliansi Pengungsi dan Pencari Suaka di Indonesia (APPS) merasa berkepentingan demi aman dan damainya proses pesta demokrasi tersebut.

Terkait hal itu, pada Sabtu, 30 Maret 2019, bertempat di Bandung, Jawa Barat, APPS menggelar diskusi publik dengan tema “Pengungsi: Menakar Gejolak di Tahun Politik”.

Diskusi ini menghadirkan Emil Radiansyah MSi (Dosen Hubungan Internasional Universitas Paramadina), Habib Husein Ja’far al Hadar (Pengamat Politik Timur Tengah), dan Muhammad Zubair (Perwakilan Pengungsi) sebagai pembicara.

Di akhir diskusi, dilaksanakan juga deklarasi bersama dengan poin-poin sebagai berikut:

Satu, kami dari Aliansi Pengungsi dan Pencari Suaka di Indonesia, dengan ini, kami berterimakasih kepada Pemerintah Indonesia yang sudah menerima, menampung, dan melindungi kami selama mengungsi di Indonesia.

Dua, sebagai pengungsi, kami juga berkomitmen turut menjaga Indonesia dari segala bentuk ancaman, yang dapat mengacaukan sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tiga, di tahun politik ini, kami juga ingin berkontribusi bagi kemajuan demokrasi dengan cara mendukung pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2019 yang aman, damai, tertib, dan demokratis, sehingga betul-betul mampu melahirkan pemimpin yang berintegritas dan berkualitas.

Empat, Kami terus mendukung Pemerintah untuk terus memberikan rasa aman dan ketentraman kepada segenap bangsa Indonesia, khususnya menjelang tahun politik pesta demokrasi lima tahunan yang akan dihelat pada 17 April mendatang.

“Demikian deklarasi ini kami sampaikan. Kami cinta Indonesia. Kami cinta perdamaian!” seru Muhammad Zubair di akhir pembacaan deklarasi tersebut. []

Pos Terkait

Back to top button