Khazanah

Perjalanan Nabi (42), Akhir Kenabian

Fatuh Mekah
Penanusa.com – Penaklukan (Fatuh) kota Mekah merupakan kemenangan terbesar yang dengannya Allah muliakan agama-Nya, Rasul dan tentara-Nya.

Negeri nan suci dan Rumah Allah nan mulia diselamatkan dari tangan-tangan orang-orang kafir dan musyrik.

 

Sebab-sebab
Sebagaimana telah disebutkan dalam peristiwa Hudaibiah bahwa salah satu isi perjanjiannya adalah; suku-suku yang ingin bergabung dengan salah satu kedua belah pihak maka dia termasuk bagian dari kedua pihak tersebut. Tindakan permusuhan kepada suku-suku tersebut, berarti permusuhan kepada pihak yang melakukan perjanjian.

Berdasarkan pasal tersebut, Suku Khuza’ah ikut bergabung bersama Rasulullah¬, sementara Bani Bakar bergabung kepada suku Quraisy. Kedua suku ini pada dasarnya memang bermusuhan sejak zaman Jahiliah.

Bani Bakar ingin menggunakan kesempatan damai tersebut untuk melampiaskan balas dendamnya kepada suku Khuza’ah saat mereka tidak siap. Mereka menyerangnya secara tiba-tiba, suku Quraisy membantunya dengan senjata dan sejumlah orang-orangnya.

Kejadian tersebut segera sampai kepada Rasulullah. Maka Rasulullah bersiap-siap untuk menuntut balas perbuatan tersebut sebagai realisasi perjanjian Hudaibiah. Dilansir dari sirohnabawiyah.com. (*)

Pos Terkait

Back to top button