BeritaHeadlineHiburan

Tak Jelas Alasannya, Gisel Tak Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Penanusa.com – Gisel alias Gisella Anastasia tidak bisa memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, guna lanjutan pemeriksaan statusnya sebagai tersangka terkait video syur.

Jika melihat jadwal, Gisel memang harus menjalani pemeriksaan bersama pemeran pria, Michael Yukinobu de Fretes di Polda Metro Jaya, pada Senin (4/1/).

“Untuk saudari GA, yang bersangkutan tidak bisa hadir (pemeriksaan),” ujar Kabid Hunas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Senin.

Menurut Yusri, ketidakhadiran Gisel telah disampaikan oleh pengacaranya, Sandy Arifin melalui surat yang dikirim ke penyidik Polda Metro Jaya.

Baca juga: Kritik Soal Pembubaran FPI, BEM UI: Jadi Alarm bagi Kebebasan Berserikat

“Tadi ada surat dari pengacaranya sudah masuk ke sini,” kata Yusri.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengagedakan pemeriksaan Gisel dan Nobu sebagai tersangka kasus video syur yang berlangsung pada 4 Januari 2021.

Dilansir dari kompas.com, Nobo memenuhi pemanggilan untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Nobu datang ke Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.10 WIB. Ia yang datang seorang diri tak berkomentar sedikit pun kepada awak media.

Gisel dan Nobu ditetapkan sebagai tersangka atas kasus video konten dewasa pada Selasa (29/12) lalu.

Penetapan tersangka kepada keduanya setelah polisi melakukan pemeriksaan sebagai saksi dan gelar perkara kasus video syur. Polisi menyebutkan, keduanya mengakui kalau mereka merupakan pemeran di dalam video syur tersebut.

Berdasarkan pengakuan keduanya, video konten dewasa itu dibuat di salah satu hotel daerah Medan, Sumatera Utara pada 2017.

Baca juga: Perjalanan Nabi (28), Pengaruh Perang Badar

Polisi menyebut Gisel dan Nobu merupakan rekan kerja dalam event otomotif. Gisel mengajak Nobu yang saat itu sedang bekerja di Jepang untuk menjalin kerja sama.

Selepas pekerjaan selesai, keduanya berpesta minuman keras hingga mabuk dan dan berujung pada melakukan adegan intim di salah satu hotel.

Adapun polisi masih mengusut penyebar video syur pertama hingga ramai di media sosial.

Kini, Gisel dan Nobu disangkakan Pasal 4 ayat 1 junto Pasal 29 atau Pasal 8 Undang-Undang nomor 44 tentang pornografi. Keduanya terancam 6 bulan atau paling lama 12 tahun penjara. (*)

Pos Terkait

Back to top button