Gaya Hidup

Terlalu Sering Berolahraga, Baik atau Tidak Baik?

Penanusa.com Olahraga merupakan aktivitas yang baik bagi tubuh. Tetapi apabila melakukannya secara berlebihan pun tidak baik.

Menurut National Safety Council di Amerika Serikat olahraga berlebihan merupakan penyebab utama cedera, namun sayangnya hal tersebut sering tidak disadari oleh tubuh. Sehingga seseorang masih memaksakan tubuh untuk berolahraha padahal kondisinya sedang tidak baik-baik saja.

Baca juga : Para Pasutri Perlu Tahu, Waktu Terbaik Bercinta dan Manfaatnya

Beberapa tanda bahwa olahraga telah dilakukan secara berlebihan, diantaranya adalah kesulitan berbicara. Kesulitan berbicara terjadi karena terlalu lelah sehingga napas menjadi kasar dan terengah-engah. Kemudian, cedera berlebiha. Cedera dapat terjadi apabila kita tidak pemanasan dan dapat juga terjadi karena melakukan gerakan berulang dari waktu ke waktu. Ini bisa muncul sebagai fraktur stres atau tendinitis, dengan tanda-tanda nyeri atau sensasi nyeri yang tumpul. Respon terbaik adalah menghindari aktivitas untuk penyembuhan yang tepat. Yang terakhir adalah nyeri, apabila sudah terasa nyeri seperti kejepit, sesak, denyut jantung berdetak sangat cepat hingga merasa sensasi terbakar maka segera hentikan aktivitas olahraga. Karena ini merupakan tanda bahwa kamu sudah berlebihan dalam berolahraga.

Maka dari itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam berolahraga, diantaranya adalah :

  1. Lakukan olahraga secara perlahan, olahraga dapat dilakukan dari yang ringan terlebih dahulu baru kemudian yang berat. Hindari memaksakan tubuh dengan langsung melakukan ke hal yang berat. Karena akan membuat kita menjadi kelelahan berlebihan.
  2. Lakukan pemanasan terlebih dahulu, pemanasan merupakan hal yang penting dilakukan sebelum olahraga. Pemanasan bertujuan untuk mempersiapkan tubuh sehingga nantinya bisa lebih dinamis dan otot sudah mulai panas.
  3. Lakukan pendinginan setelah selesai berolahraga, setelah berolahraga pastikan  kamu selalu melakukan pendinginan untuk merileksan kembali otot-otot yang sempat tegang karena gerakan olahraga. Selain itu pendinginan juga membantu mengembalikan detak jantung hingga normal juga terhindar dari cedera.

 

Pos Terkait

Back to top button