Berita

Wisuda Tatap Muka Diselenggarakan di Malang dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Penanusa.com – Di Malang, pemerintah mengizinkan seluruh perguruan tinggi mengadakan wisuda tatap muka. Dengan syarat perguruan tinggi tersebut harus menetapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Lembaga yang akan menyelenggarakan kegiatan atau event, misalnya wisuda, maka memberikan pemberitahuan kepada ketua Satgas, isinya adalah kapan acara itu dilaksanakan, dihadiri oleh berapa orang, tempat di mana, kapasitas tempat berapa,” kata Husnul Muarif selaku juru Satgas Covid-19 Kota Malang.

Setelah itu, Satgas Covid-19 Kota Malang melakukan evaluasi. Melihat apakah wisuda tatap muka tersebut dapat diselenggarakan, dapat diselenggarakan dengan catatan, atau tidak bisa diselenggarakan.

“Soal jumlah melihat juga dari total kapasitas tempat yang dipakai. Misal wisudawan 200 orang, jadi ditambah 200, dan 200, artinya sudah 600 itu. Karena, wisudawan tidak mungkin datang sendiri, pasti sama orang tua,” ucapnya.

Sementara itu, lokasi wisuda juga bakal menjadi bahan pertimbangan bagi tim satgas untuk memberi rekomendasi. Contohnya, bila mahasiswa yang akan wisuda berjumlah 200 orang maka, kampus harus menyediakan lokasi wisuda dengan daya tampung 3.000 orang.

“Di permohonan disebutkan, gedung di mana, kita lihat gedungnya, benar tidak kapasitasnya seperti ini. Kalau ternyata tidak benar kita rekomendasikan untuk bisa pelaksanaan dengan catatan, tidak 200, tapi 50 orang wisudawan, atau lainnya. Jadi disesuaikan dengan kapasitas tempat pelaksanaan acara,” jelasnya.

Di sisi lain, bila wisuda digelar di luar Kota Malang, maka kampus juga diwajibkan melampirkan dalam permohonan kepada satgas. Syaratnya, yakni rapid test dengan hasil nonreaktif.

“Itu nanti akan menjadi kebijakan dan keputusan ketua satgas, apa itu diberlakukan di Kota Malang,” ujarnya.

Baca juga : Masyarakat Akan Diberi Vaksin Mulai Tahun 2021, Berikut Terdapat 7 Langkah Vaksinasi Covid-19

Pos Terkait

Back to top button